Minggu, 21 Februari 2010

Bolehkah Tuhan?

Tuhan...
Katanya aku selalu boleh meminta semua keinginanku
Katanya aku selalu boleh mengeluhkan semua masalahku
Katanya aku selalu boleh menangisi semua kesedihanku
Katanya aku selalu boleh menanyakan semua pertanyaanku
Katanya aku selalu boleh mensyukuri semua pemberianmu

Tuhan...
Aku hanya ingin kebahagiaan
Aku hanya ingin menjadi kuat
Aku hanya ingin mereka mengerti
Aku hanya ingin tersenyum

Kenapa harus begini Tuhan?
Terima kasih Kau berikan semuanya, membuat aku lagi-lagi hanya bercerita padamu

Tuhan...
Katanya mereka sayang aku
Tapi kenapa mereka membuat aku sedih?
Katanya mereka selalu tahu apa yang terbaik untukku
Tapi kenapa yang mereka berikan selalu menjadi paksaan bagiku?
Katanya mereka akan selalu ada kapanpun aku perlu
Tapi kenapa mereka memalingkan wajah ketika aku muncul?
Katanya mereka akan menghiburku jika aku sedih
Tapi kenapa mereka mencela ketika aku rapuh?

Tuhan...
Aku rindu pelukannya
Aku rindu belaian kasihnya
Aku rindu senyuman tulusnya
Aku rindu...

Tuhan...
Kau berikan kesedihan ini supaya aku bisa menghargai arti kebahagiaan
Kau membuat aku rapuh supaya aku menjadi kuat
Kau menguji aku supaya aku menjadi sabar
Kau menghadiahkanku nikmat supaya aku bersukur
Jadi bila kemudian Kau ambil kembali hadiah itu,semata-mata itu untuk mengajarkanku ikhlas dan teguran bagiku untuk tak berpaling darimu

Tapi Tuhan...
Aku hanya manusia biasa...
Aku benci ketidakberdayaan tak berujung
Aku kesal tak bisa berbuat yang sama seperti yang mereka lakukan padaku
Aku ingin sekali...Kau IMUNKAN perasaan lembut yang membuatku rapuh

Aku ingin imun...
Bolehkah Tuhan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar