Kamis, 18 Maret 2010

Kehilangan = Tamat ?

Baru kemarin saya membahas tentang kematian orang yang kita sayang, dan sore harinya saya mendapat sms dari seorang sahabat yang tiba-tiba harus berpisah dengan orang yang dia sayang uhm cinta mungkin. Bukan berpisah dalam arti kematian, tapi hanya berpisah jarak dan tidak bertemu dalam waktu yang tidak diketahui sampai kapannya.

Bukan saya yang mengalami kehilangannya itu, tapi kok ya saya jadi ikut sedih membaca ungkapan-ungkapan hatinya yang dikirimkan melalui sms.

Lagi-lagi membuat saya berfikir,

"ternyata benar ya apa yang dibilang orang-orang, kita tidak pernah tahu bagaimana berharganya seseorang itu sampai saat kita kehilangannya"

Saya juga pernah mengalami perpisahan yang menyesakkan, tapi saya tidak yakin apakah sesak yang saya rasa adalah rasa kehilangan saya atau hanya efek dari ego saya yang terluka. Semalam saya coba menggali memori saya mengenai rasa kehilangan dan sepertinya saya belum pernah mengalami perasaan kehilangan seseorang yang benar-benar membuat saya sedih. Kepergian mama papa saya beberapa waktu lalu memang sempat membuat saya sedih, tapi ternyata saya bisa kembali ceria seperti sedia kala karena mereka masih terus menjalin komunikasi dengan saya. Sehingga saya tidak terlalu merasa kehilangan.

"Tidak bertatap mata dan bersentuh raga bukan berarti jalinan komunikasi terputus. Berpisah jarak sejauh apa pun, dengan komunikasi yang efektif akan membuat kita dengan dia yang di sana akan tetap merasa dekat."

Tapi kejadian yang terjadi pada sahabat saya membuat saya menjadi mawas diri untuk bisa selalu menjaga dan menghargai waktu dengan orang-orang yang saya sayang. Saat ini mereka bisa ada di dekat saya tapi besok, lusa, nanti apakah iya mereka akan bisa terus berada di dekat saya? Pelajaran berharga saya dapatkan dari pengalaman seorang sahabat.

PS: untuk kamu yang di sana yang sedang merasa kehilangan, tetep semangat ya...pasti ada hadiah indah yang Tuhan sisipkan dari kejadian tersebut.

1 komentar:

  1. "ternyata benar ya apa yang dibilang orang-orang, kita tidak pernah tahu bagaimana berharganya seseorang itu sampai saat kita kehilangannya"--> bener bangetttt!!!

    BalasHapus