Kamis, 27 Mei 2010

Puisi Perpisahan

Beberapa hari lalu, mantan Ibu Negara Republik Indonesia Hj. Hasri Ainun Habibie berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa. Topik ini memang sudah agak telat, cuma nggak salah kan kalau saya bahas sekarang.

Saya ikut berduka cita atas kepergian beliau, semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Untuk keluarga dan kerabat yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran.

Saya dikirimkan email oleh seorang sahabat saya. Sebuah puisi indah yang katanya ditulis oleh Bapak B.J. Habibie untuk istri tercintanya tersebut. Entah puisi ini memang betul karyanya atau hanya sebuah puisi buatan seseorang yang mengagumi hubungan mereka. Tapi untuk saya, puisi ini masuk kategori bagus dan sukses membuat saya terharu (lagi-lagi...ckckckckkc).

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu..bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya dan
kematian adalah sesuatu yang pasti,dan kali ini adalah gilirannmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak ditempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada air mata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam pepisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira akulah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yg menjadikan aku kekasih yang baik.

Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan...
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya..
Kau dulu tiada untukku dan sekarang kembali tiada..
Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku...
Selamat jalan calon bidadari surgaku...

BJ Habibie...



Terharuuuu

Baiklah..selamat kembali beraktivitas ^___^ (setelah ngusap-ngusap mata :P)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar