Rabu, 03 November 2010

Apa yang salah sih sama drama Korea?

Kenapa ya drama Korea itu membuat kecanduan? Padahal saya bukan tipe calon Ibu-Ibu yang akan bergabung sama Forum Penyuka Sinetron Indonesia lho, tapi kalau Forum Penyuka Drama Korea mungkin aja sih. Ceritanya beberapa waktu lalu, saat ada drama berjudul "Witch Yo He" di sebuah stasiun televisi swasta, adik bungsu saya sukses ikut terkontaminasi oleh kesukaan saya ini. Jadi berasa seneng banget ada pendukung pas lagi nonton. Sebel aja kan bookk tiap kali nonton saya nggak ada temennya, semua pasti komennya "ganti dong, apa sih nih nggak mutu tontonannya". Sayangnya dimana ada pertemuan di situ ada perpisahan, saatnya drama tersebut tamat, dan si bungsu kembali jadi tim penghujat setiap kali saya menonton drama-drama Korea yang lain. Sebenarnya yang paling sering komen dan merasa terganggu adalah dua adik laki-laki saya, nggak aneh sih ya, mereka laki-laki, sangat maklum kalau mereka nggak suka. Mama saya? Seiya sekata beliau sama dua anak laki-lakinya. Papa saya? Beliau nggak pernah komen sama apa yang saya tonton, jadi saya menyimpulkan beliau nggak terganggu sama sekali. Tapi ternyata kesimpulan saya salah sowdara-sowdara. Dua minggu lalu, tiba-tiba Papa saya mengeluarkan sebuah pernyataan yang cukup membuat saya pengen ngambek karena omongannya "Sejak kapan kamu jadi penggemar sinetron? Ini nih kamu bisa jadi calon Ibu masa depan yang melupakan segalanya demi sinetron, makanya Papa alergi sama segala macem bentuk sinetron, kalau udah ngikutin sekali pasti keterusan nggak mau ketinggalan satu episode aja." dan ngomongnya pake muka dingin, hadeuuhhh berasa lagi ada di kulkas, merinding abis ngedenger omongannya. Pengen banget bilang,

Papa, ini drama bukan sinetron

TT.TT

Agak sakit hati drama Korea disamain dengan sinetron Indonesia. Bedaa bangett kalii, sinetron Indonesia tuh lebaynya tak terkira, drama Korea kan masih masuk akal. :(

Dari seringnya nonton drama Korea dan akhirnya saya mengakui kalau saya sudah masuk ke dalam Korean Drama's Addict, saya menemukan beberapa pakem yang PASTI ada di drama-drama Korea.

1. Salah satu tokoh utamanya pasti ada yang bodoh, entah wanita miskin polos (yang kalau kata saya sih bodoh jatohnya) dan tokoh prianya pintar dan dingin. Bisa terjadi sebaliknya.
2. Selalu muncul kondisi yang membuat si sepasang tokoh utama ini tinggal di sebuah lokasi yang sama, entah satu kamar ataupun satu rumah. Waktunya pun bervariasi mulai dari hanya 1 malam maupun lebih.
3. Gara-gara poin ke-2 itu, tokoh utamanya sepasang laki-laki dan perempuan yang saling sebel pasti ujung-ujungnya jatuh cinta.
4. Apapun jenis filmnya mau action, horor, ataupun komedi pasti ada bumbu-bumbu romantisnya.
5. Nggak pernah ketinggalan scene di toilet, entah cuci muka ataupun sikat gigi.
6. Adegan di taman itu wajib.
7. Selalu muncul pangeran baik hati yang jatuh cinta dan selalu menolong si tokoh utama wanita.
8. Kalau settingnya masa kini, bandara Incheon itu nggak pernah ketinggalan buat dishoot.
9. dll...

Nanti saya ingat-ingat lagi kalau ada pakem-pakem lain yang wajib ada di drama Korea. Mohon direnungi saja, drama Korea nggak senista yang orang-orang kira kok. Banyak pesan moral yang bisa diambil dari drama-drama tersebut. Nggak percaya? Makanya coba nonton dulu, kalau setelahnya merasa memang nggak oke baru komentar, tapi kalau belum nonton udah komentar, sama aja kamu BOHONG :D

Have a nice day ^_^

Ps: Ada drama baru lho bagus ceritanya di O Chanel Senin-Jumat 19.30-21.00, Sabtu-Minggu 19.00-20.00, nonton yaaaa #promosi nggak dibayar #minta dilempar sendal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar