Selasa, 21 Desember 2010

Kehilangan Dia

Meski mentari enggan menampakkan wajahnya
Mengalah untuk hujan
Bagiku pagi masih cerah

Kamu hadir, bukan secara langsung
Tapi melalui berita yang dibawa merpati baik hati
Kabar yang membahagiakan
Tapi sekejap mengubah cuaca hatiku
Pagi itu hujan

Bukan... bukan lagi luka yang sama
Tapi ego... lagi-lagi kau mengalahkanku

Mentari mulai hadir
Mencoba menghangatkan hariku yang berubah dingin
Aku tak sadar
Dinginnya sudah merasuk hingga ke tulang
Emosi tak terbendung
Semua kacau

Aku lupa dia bukan kamu
Aku khilaf dia tulus kamu tidak
Aku tolol menyudutkannya yang kukira kamu
Bukan...bukan tentang hati
Tapi ego

Siang menjadi malam
Malam kembali fajar
Jam terus berputar tak kenal lelah
Dan aku masih kehilangan dia
Dia yang kukira kamu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar