Selasa, 12 Juli 2011

Senyummu Sapamu

Masih jelas melekat
Senyum yang menggetarkan jiwa
Serasa sudah lewat beberapa abad

Awalnya hanya senyuman
Berlanjut dengan anggukan
Sungguh rasa itu semakin nyata
Penasaran tak terkira

Padatnya kendaraan sore itu adalah hadiah
Ada percakapan singkat yang panjang
Ternyata suaramu semanis senyummu
Membuatku ingin mengenalmu

Dunia indah
Tuhan baik
Kamu sahabat sahabatku
Ada jalan untuk tahu tentangmu

Peron dua yang padat
Hiruk pikuk penumpang
Di sudut itu kamu duduk mengamatiku
Dengan senyum yang tak lepas dari wajahmu

"A" kau ulurkan tangan dan menyebut namamu
Aku terdiam, menatap tak percaya
"T" kusambut jabatan tanganmu tak lupa kusebut namaku
Ada yang tak biasa disini
Jantungku meronta seperti ingin keluar
Ada gelitik yang menyenangkan di perutku
Bahagia tak terkira

Kini tak hanya sebatas senyum
Namaku kau sebut setiap kita bertemu
Tak pernah kau absen untuk menyapa

Sejujurnya...
Senyummu itu ganggu
Sapamu itu candu
Tapi...
Terima kasih...
Senyummu..
Sapamu...
Membuat hariku cerah
Meskipun baru senja bisa kulihat :)

Inspired: Mr. 5 o'clock shadow

Tidak ada komentar:

Posting Komentar