Senin, 15 Agustus 2011

Film Mandarin?! *mata terbelalak*

Kemarin pagi ada kehebohan dong di kantor saya!!

Air segedung mati!!!

Bayangkan dong gimana nggak heboh tuh. Padahal saya sampai kantor, masih sempet tuh masuk toilet dan baikbaik aja. Tahunya sekitar setengah jam kemudian pas mau cari sarapan *kan ngga puasa* ketemu cleaning service, dia cerita air segedung mati. Nah lho... jadilah itu beberapa kali denger pintu toilet buka tutup dan respon orangorang yang keluar dari toilet sama.

"Gue kebelet nih, kok bisa sampai mati sih?!"

Hahahahaha!!!

Ups!! *ngga boleh ngetawain orang yang lagi tertimpa musibah*

Untungnya ngga lama matinya, sejam kemudian normal lagi. Alhamdulillah :)

Ada yang suka sama filmfilm Mandarin? Sejujurnya saya ngga begitu suka film ataupun drama seri Mandarin. Ngga ada alasan khusus sih, tapi ngga tahu ya setiap kali mendengar film Mandarin, yang terlintas adalah filmfilm kungfu atau mafiamafia gitu. Iya emang pendek banget pikiran saya, abis gimana dong udah mindset-nya terdoktrinnya begitu. E tapi e tapi beberapa waktu lalu saya lihat ada film Mandarin yang temanya komedi romantis. Ihh kan jadi pengen tahu yah, kayak apa sih komedi romantisnya Mandarin itu.

Judulnya "Don't Go Breaking My Heart"


Ceritanya dibuka dengan penampakan *kok jadi horor ya* wanita cantik di dalam bis yang penuh sesak, namanya Cheng Zixin (Gao Yuanyuan). Tanpa dia sadari sosoknya yang sedang duduk di dalam bis diperhatikan oleh seorang pria tampan yang mengendarai mobil sport mewah bernama Cheung Shen-ran (Louis Koo). Bis pun berhenti untuk mengambil penumpang, Cheung Shen-ran masih terlihat fokus memperhatikan gerakgerik Cheng Zixin. Seorang wanita hamil berdiri tepat di depan Cheng Zixin, tanpa melihat siapa wanita itu, Zixin langsung memberikan tempat duduknya. Tak dinyana tak diduga, wanita hamil tersebut ternyata adalah istri dari mantan pacar Zixin, belum habis kekagetannya, si mantan pacar 7 tahunnya juga ikut muncul. Terjadi adu mulut tanpa bisa dihindari, ternyata setelah perpisahan mereka, Zixin masih harus terpaksa menyimpan barangbarang peninggalan mantan pacarnya itu. Ihh kalau saya sih ngga sudi ya, putus ya udah buang deh semuanya, jualjualin deh yang bisa dijual *ehh*. Shen-ran yang masih berkendara bersisian dengan bis tersebut masih saja memperhatikan Zixin, dari wajahnya dia tampak bersimpati. Sementara itu Zixin terburuburu untuk bisa segera turun bis selain karena di usir sama si mantan pacar, dia juga udah ngga tahan balesbalesan argumen kosong sama si mantan.

Yaaa.... layaknya perempewi yang masih galau gundah gulana *tanda masih dalem sama si mantan* si Zixin nih berjalan kesana kemari dengan pikiran blank, pandangan kosong. Sampaisampai dia ngga sadar menyebrang jalan padahal mobil berlalulalang. Hampir saja Zixin celaka, untungnya ada Fang Qihong (Daniel Wu), pemabuk yang asli penampilannya berantakan abis *gembel banget, sumpah!*.

Pendek cerita, tema cinta segitiga yang akan menghiasi film sepanjang 115 menit ini. Segala macam trik Shen-ran seorang direktur playboy yang ternyata berkantor di seberang gedung kantor Zixin. Kita sebagai penonton disuguhi triktrik playboy Shen-ran untuk memikat hati Zixin. Rivalnya siapa? Tentu saja Qihong, yang ternyata adalah seorang arsitek gagal tapi kemudian mulai menata kembali hidupnya setelah perjumpaan pertamanya dengan Zixin. Sifat Shen-ran dan Qihong yang bertolak belakang tapi samasama punya cara sendiri untuk memikat hati Zixin, bikin saya sebagai perempuan normal merasa iriiii dengan Zixin. Pengen bangett direbutin dua pria keren macem ituu *just go to sleep Ti, and keep dreaming!*. Dan lagilagi selaku perempuan yang suka galau, sikap Zixin yang plinplan bimbangbimbang ngga jelas bikin gemesss saya sebagai penonton. Cuma tinggal pilih aja susah benerrrr.

Sayangnyaaa... untuk memikat hati Zixin faktor materi terlalu ditonjolkan di film ini dan entah kenapa walaupun triknya bisa bikin saya yang nonton mengucap "wow". Triktrik manis yang simple seperti waktu saling bertukar sinyal dari kantor mereka yang saling bersebrangan, terasa jauhhh lebih manis dan membuat cerita lebih menarik.

Jangan pernah berfikir mentangmentang genrenya masuk ke drama komedi romantis berati ceritanya bisa ditebak dengan mudah. Saya akui film ini berhasil menyeret emosi saya untuk menebaknebak bagaimana ending ceritanya, yang ternyata memang tak tertebak. Sayangnya meskipun endingnya ngga ketebak, tapi saya agak kecewa dengan ending yang gitu doang, setelah melewati jalan cerita yang lumayan lambat alurnya dan menguras emosi. Sejujurnya saya ngga merasakan unsur komedi di film ini, justru kesan melankolisnya lebih menonjol. Buat saya genre komedi romantis itu paling ngga bisa bikin saya tertawa lebih banyak bukan mikirnya yang lebih banyak.

Over all ketiga pemeran utamanya berhasil membawakan karakternya dengan cukup baik. Filmnya murni dikuasai oleh Louis Koo, Gao Yuanyuan dan Daniel Wu. Untuk pemeran pembantu hampir tidak ada yang bisa menarik perhatian.

Dan ada dialog yang saya suka di film ini:
Shen-ran: “Aku tidak mau berbohong! Lagipula di dunia ini cuma ada dua jenis lelaki: lelaki yang berselingkuh dan yang ingin berselingkuh. Kamu lebih memilih yang mana?”
Zixin: "Aku memilih tipe lelaki yang ketiga"
She-ran: "Cari saja ke planet Mars"

Dialogdialognya memang ngga biasa, jadi membuat cerita yang sebenernya simple jadi ngga sesederhana ceritanya. Saya ngga kasih spoiler ya kali ini, tonton sendiri aja buat tahu endingnya seperti apa. Sekalian liat triktrik dua ganteng ini menarik hati wanita pujaannya. Selamat menonton, semoga suka juga ^^

Btw...kenapa saya jadi sering ngereview film ya...hmmm.. harus cari aktivitas lain nih biar ceritanya ngga melulu soal film film dan film

Gambar diambil dari sini

2 komentar:

  1. wah walaupun cuma sejam, tapi sengsara amat yang kebelet pas air mati itu ya... hehehe

    BalasHapus
  2. terutama yg cewe2 tuh, mau pipis bingung xixixi

    BalasHapus