Kamis, 27 Oktober 2011

Di Oktober saya....

Hallooooooo!!!
Udah mau abis Oktober-nya dan saya baru nulis lagi aja gitu yah, hehehehe.
Mau update banyak nih, biar sekalian aja.

1. Ulang tahun
Jadi ternyata umur saya di dunia ini sudah berkurang setahun aja gitu waktu tanggal 20 kemarin. Sebenernya saya lupa kalau Kamis lalu saya ulangtahun. Dasar ya, orang baik macem saya ini punya sahabat yang baik banget yang dengan tepat waktunya sekitar jam 12an malem smsin saya mengucapkan selamat ultah beserta doa-doanya. Jadi deh inget lagi.

Keluarga saya sejak dulu nggak membiasakan untuk merayakan ulang tahun, nggak ada yang spesial. Paling cuma Mama dan adik saya aja yang masih mendingan lah, ngucapin selamat dan doa-doa. Papa saya sih dari dulu prinsipnya tambah umur itu harus tambah introspeksi diri dan bersikap semakin dewasa serta rasional, dan udah ditebak nggak pernah mengucapkan selamat secara khusus.

Anehnya ternyata kemarin itu nggak saya aja yang lupa, Mama dan adik saya juga lupa kalau saya ulang tahun. Jadi mereka baru ngucapin waktu saya pulang kantor. Sore baru inget katanya sih. Ya nggak apa-apa juga sih yah, saya sih yang penting doanya aja. Nggak berasa spesial juga soalnya. Secara umur nambah tapi saya kok ngerasa saya masih begini aja, nggak ada perubahan yang berarti *elahhh pagipagi curhat*.

Yaaa intinya sih, dengan bertambahnya umur saya menjadi -- *sensor* saya berharap bisa semakin bijak dan sabar menjalani sisa hidup yang Tuhan berikan dan selalu bisa membahagiakan diri sendiri dan orangorang sekitar saya, amin.

2. Kumpul kembali
Udah lamaaaa banget saya nggak hahahihi bareng Tante Ketsia dan Om Mayo. Kalau HANYA dengan Ketsia sih, kadangkadang masih suka ketemu, sama Mayo udah lamaaa banget nggak ketemu tapi komunikasi sih masih jalan terus. Nah kumpul bertigaan ini entah udah taun kapan terakhir kejadian. Maka dengan inisiatif tinggi saya kumpulin deh mereka Jumat kemarin. Sebenernya sih karena saya ngidam makan Pizza, tapi ogah makan sendiri. Makanya calling mereka berdua dan syukurlah mereka bisa. Yaiyalaahh, secara gratisan yah bookkk, pasti mauu ajah mereka sih, dan kami pun janjian di PH Botani Square Bogor. Hehehehe....


pizza nggak sempet difoto karena semuanya laparrr :D

3. Update cerita baru
Saya sama Om Mayo punya project barengbareng di sayacintadancerita.blogspot.com. Sebenernya ini juga awalnya project saya bareng Ketsia, cuma berhubung si Tante udah jadi abdi negara yang sibuk sekali, jadilah project tersebut dialihkan ke Om Mayo. Nah...yang namanya menulis karya fiksi itu butuh mood dan inspirasi yang nggak gampang. Lagilagi project tersebut sempat terlantarkan. Terakhir di update Juni lalu, dan akhirnya saya update lagi kemarin. Sekarang saya bisa lehaleha dulu, karena untuk lanjutannya giliran Om Mayo yang update. Silakan mampir lho kapankapan kalau ada waktu *promosi*.

4. Kehilangan sosok idola
Saya pernah cerita betapa saya sangat menyukai balap motor terutama MotoGP. Pembalap favorit saya dari sejak pertama kali saya tahu mengenai olahraga ini adalah Valentino Rossi. Tapi sejak munculnya sosok baru di kelas 250 cc, saya pun mengidolakan pembalap ini, Marco Simoncelli. Saya mengikuti sepak terjangnya di dunia balap motor, waktu dia akhirnya menjadi Juara Dunia 250 cc, kemudian akhirnya naik kelas ke MotoGP. Tekhnik balapnya yang kalo kata orang urakan justru buat saya itu ciri khasnya dia. Setelah Rossi, Simoncelli lah yang saya anggap sebagai pembalap yang bisa meng-entertain penonton dengan tekhnik balapnya. Balapan tanpa mereka itu membosankan cyiin, pembalap yang lain main terlalu aman, lambat dalam overtaking dan ya sepanjang balapan begitu aja.

Tapi hari Minggu kemarin ternyata balapan terakhir Simoncelli, dia benarbenar pembalap sejati. Hidup di arena balap dan tewas di arena balap, hiks *usap air mata*. Saya waktu nonton kompetisinya sangat terkejut, karena kejadiannya memang cepat sekali. Apalagi malapetaka itu terjadi di lap kedua, di saat balapan baru saja di mulai, yang mana para pembalap jaraknya masih sangat dekat satu sama lain.



Waktu red flag dikibarkan, kemudian para pembalap masuk pool masingmasing sementara para mekanik menyiapkan motor mereka, saya sangat berharap segera mendengar kabar baik mengenai kondisi pembalap favorit saya itu. Tapi waktu melihat tayangan dimana motormotor yang semula berada di luar garasi kembali dimasukkan ke dalam, feeling saya sudah nggak bagus. Ternyata balapan dinyatakan dihentikan, makin aja feeling saya nggak enak. Langsung mantau twitter, pengen segera tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dan berita duka pun akhirnya keluar, Marco Simoncelli dinyatakan meninggal dunia.

TT.TT

nangissssssss

Iya sih saya nggak kenal, tapi saya ngefans! Sangat disayangkan banget talenta muda seperti dia hanya berumur pendek. Tapi itulah umur orang siapa yang tahu. Rest in Peace Marco Simoncelli, have a nice ride to heaven. We love you and will be missing you.

Video diambil dari youtube, gambar koleksi pribadi

4 komentar:

  1. happy belated birthday yaaaa
    wish you all the best!

    BalasHapus
  2. Waaahhh sama dengan di rumah aku deh.. gak ada namanya perayaan ulangtahun.. ucapan sekedarnya .. dan akupun lupa dengan ulangtahun sendiri.. hahaha

    BalasHapus
  3. Hahahaha, sama aja kalau gitu ya kita. Tapi sebenernya kalau aku sih emang males aja mengingatngingat tanggal ultah, mengingatkan betapa sudah tuanya diriku kini *eaa curol* :P

    BalasHapus