Senin, 20 Februari 2012

Hari Minggu yang Menyenangkan :)

Kegiatan baru yang saya ikuti setiap Minggu di YISC Al-Azhar sudah masuk minggu kedua. Sebenarnya kegiatan sudah efektif berjalan sejak tanggal 5 Februari, tapi efektif di dalam kelasnya baru 2 kali. Dan belum bolos satu kali pun *tepuk tangan*.

Begini... saya ini tipe orang bosenan, apapun kegiatannya, cuma tidur dan makan sepertinya yang nggak bikin saya bosan :D Ini termasuk rekor, saya bisa bertahan datang ke sebuah forum lebih dari sekali. Mungkin benar kata orang, kesan pertama jadi kunci untuk ke depannya. Biasanya kegiatan yang isinya hahahihi aja saya bisa malas datang, lah ini kegiatan soal ilmu agama saya masih bertahan datang, padahal yang namanya dengerin ceramah aja suka berakhir tidur *tepuk tangan* *antara percaya nggak percaya*

Memang kesan pertama yang saya dapatkan di forum YISC ini sangat mengena, entah mungkin saya membuat keputusan bergabung di waktu yang memang tepat, di saat sisi rohani saya sedang 'kekeringan' dan begitu masuk ke sini saya seperti menemukan air yang selama ini saya caricari. Tidak ada kesan menggurui, ilmu yang disampaikan bisa saya terima tanpa terpaksa. Penyampaiannya yang fun, metode yang berbeda, membuat saya lebih mudah menerima apa yang disampaikan.

Hari Minggu kemarin hujan turun sangat deras di rumah saya. Dan untuk pertama kalinya saya sedih mendengar air hujan yang turun di luar. Untuk pertama kalinya saya takut rasa malas saya muncul, maka itu ketika mata membuka, langsung saya beranjak ke kamar mandi untuk mandi, berharap kantuk segera hilang dan rasa malas pun tidak akan berani untuk menggoda saya. Jam sudah menunjukkan setengah tujuh pagi, namun hujan masih sangat deras di luar, seharusnya jam segitu saya sudah berangkat. Karena saya takut jika makin lama ditunda justru si malas akan benarbenar mampir, jam tujuh kurang seperempat, saya pun nekat berangkat diantar Papa ke tempat pemberhentian bis, terima kasih Papa. Saya sudah pasrah jika harus terlambat, tapi ternyata tidak sampai lima menit bus yang saya tunggu datang. Jam 8 lebih seperempat saya sudah sampai di Al-Azhar. Hujannya? Masih deras!

Yang membuat saya kaget adalah isi kelas BSQ (pengajian) hanya 6 orang yang seharusnya berjumlah 27 orang. Akhirnya kelas saya digabung dengan kelas lain yang muridnya sama sedikitnya dengan kelas saya :D Masuk materi kedua, saya pindah ke kelas SII (kajian Islam) yang masih lumayan lah yang datang masih belasan orang. Nggak usah kaget, kelasnya memang berbeda. Untuk BSQ, perempuan dan lakilaki memang dipisahkan, tujuannya supaya murid perempuan tidak malumalu saat mengaji, bisa all out mengeluarkan suaranya. Kalau SII penggolongannya berdasarkan umur, saya sendiri kurang paham kenapa harus digolongkan berdasarkan umur, tapi di kelas SII ini tidak dipisahkan antara perempuan dan lakilaki. Kelas saya mempunyai 9 anggota lakilaki dan sisanya perempuan, saya lupa jumlah pasti totalnya. BSQ dibimbing oleh seorang kakak pembimbing, kakak pembimbing kelas saya juga perempuan. SII punya dua pembimbing, lakilaki dan perempuan dan di kelas SII ini juga dibentuk pengurus kelas, jadi seperti masamasa sekolah dan kuliah dulu.

Kemarin, ustad yang memberi materi di kelas SII membuat saya tersadar. Ternyata saya dan temanteman yang hadir telah menjadi pemenang kemarin :D Pemenang dalam menghadapi kemalasan kami. Banyak dari kami yang tidak datang kemarin karena hujan, tapi ternyata masih ada segelintir orang yang mau datang untuk belajar ilmu agama. Padahal hujan selalu bersahabat akrab dengan kantuk, tapi entah kenapa hari Minggu kemarin saya nggak ada keinginan untuk meneruskan tidur saya. Ternyata saya bisa juga melawan rasa malas *tepuk tangan*

Semoga saja saya bisa tetap istiqomah belajar di sana. Yang mana kata Pak Ustad kemarin, keistiqomahan itu harus datang dari kesadaran diri kita dahulu. Bukan hanya sekedar ucapan, ikrar, tapi harus diikuti dengan tindakan. Mudahmudahan bisa, amin. Oh yaa saya sekarang jadi punya temanteman baru lagi. Dan tak disangkasangka pula, saya bertemu dengan teman lama saya di SMA dulu, sekelas pula kami sekarang di SII. Sungguh lucu sekali kalau ingat pertemuan kami di Al-Azhar beberapa waktu lalu. Kami samasama kaget tidak menyangka setelah kelulusan SMA hampir 10 tahun lalu, bisa bertemu lagi sekarang, menjalin kembali silaturahmi yang sempat terputus, alhamdulillah :)

Kalau kamu apa yang kamu lakukan hari Minggu kemarin? :)

24 komentar:

  1. Horeeee...Selamat sudah jadi pemenang untuk minggu berhujan Miss..Semoga tetap juara diminggu-minggu berikutnya :)

    BalasHapus
  2. Cieeeh, yang menang...
    Saya pernah juga 'dipuji' begitu, tapi menurutku dipuji begitu rasanya nggak enak. Istiqomah bisa bermula dari keinginan yang kuat, Miss.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kenapa ga enak Fal??
      ahh saya jadi punya ide tema untuk postingan nanti garagara komen kamu ini Fal :)

      Hapus
    2. Kalau begitu, saya nantikan postingan itu...
      Kenapa gak enak? karena kepalaku jadi besar segede upil kalau dipuji begitu...

      Hapus
    3. nanti yah, masih di draft, mentok nyari katakatanya :D

      Hapus
  3. Huhuhu, harus mengalahkan kemalasan ya.... @_@
    Kalau tidur dan makan nggak malas, buang air besar malas gak mbak? Ahahaha~

    BalasHapus
  4. Tiesa...aku kasih 2 jempol buat kamu :D
    smoga dipermudah segala sesuatunya ya...aamiin !

    BalasHapus
  5. iya ya hujan gak boleh jadi penghalang ya... :D

    BalasHapus
  6. waah. sama banget nih mbak, cuma makan sama tidur yang ga pernah bikin aku tidur.. hehehe.. toss dulu deh,,
    tapi jangan sampe rasa bosan itu membuat kita malas yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga ada bosennya makan sam tidur itu
      kecuali kalo liburnya 3 hari dan bener2 ngga ngapangapain baru deh itu mati gaya :D

      Hapus
  7. sifat merasa malas tuh sdh pembawaan manusia.,tp jgn prnah malas dlm menutut ilmu agama yaa.., barakallahu fiikum

    mf yaa baru sempat mampir.., *tepuk tangan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, insyaAllah ya ngga malasmalas

      terima kasih sudah mampir :D

      Hapus
  8. Selamat jadi pemenang :)
    Memang, setelah niat dan usaha yang maksimal, makhluk bernama istiqomah lah yang sulit ditaklukan ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. nahhh istiqomah itu yg ujiannya haduuuhhhh ampun deeehhhh >,<

      Hapus
  9. Selamat Tiesa!
    Hebat Tiesa, tiap minggu masih menyempatkan ikut pengajian, insyaAllah pahalanya banyak, udah melawan malas eh dapat ilmu lagi. ;)

    Memang yah hujan itu kadang bikin malas untuk beraktifitas. Aku pas di LN, belajar satu hal yaitu cuaca bukan alasan yang cukup kuat untuk membatalkan rencana atau janji. Mo ujan kek, mo salju kek, janji tetep musti di jalanin walaupun musti berbasah-basah ria. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih Chit :)

      iya, kalau udah janji bagaimana sulitnya tetap harus ditepati. pasti rintangannya ada aja kalau mau menuju kebaikan itu :)

      Hapus
  10. Yap, mulai sekarang, saya akan sadar diri.

    Errr.... sadar diri bukan berarti tidak malas. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. paling tidak dimulai dari menyadari bahwa kamu malas sudah bagus sop :D

      Hapus