Sabtu, 11 Februari 2012

Surat Untuk Sahabat :)

Dear M(r)s K,

Pertama kali mengenal lo karena kebetulan kita sekolah di SMA yang sama, ya walaupun waktu kelas satu gue belum kenal sama lo tapi udah engeh lo ada :) Naik ke kelas dua, ternyata gue sekelas sama lo. Tapi posisi duduk yang jauh, gue di paling depan dan lo di paling belakang, bikin kita belum bisa bercakapcakap banyak saat itu. Meskipun begitu, suara lo dan Ms E kalau ada senior kece lewat selalu bikin berisik! :D Dan tahun ketiga di sekolah itu, lagilagi membuat kita sekelas. Tempat duduk kita sebelahan, jadilah bangku lo, bangku gue, bangku belakang lo, dan bangku belakang gue selalu sukses bikin ribut. Inget nggak pernah kita sesudah upacara bendera diinterogasi dan ditegur sama wali kelas garagara kita sibuk sendiri ngerumpi dan makan pas upacara berlangsung :D Yang pasti sih gue nggak akan pernah lupa rekor terlambat lo masuk kelas garagara nungguin si kecengan berangkat sekolah, baru kemudian lo berangkat ke sekolah setelah lihat dia. Duuhh rumah lo tuh di ujuuuung Tante, bisabisanya menyengajakan diri terlambat garagara hal kayak gitu doang :P Oh ya bagaimana gue bisa lupa, soal virus drama yang lo sebarkan dulu. Saking sukanya sama drama Meteor Garden, lo sampai memotong rambut lo sama persis dengan model rambut Ken Zhu. Belum lagi pas malam perpisahan kelas, lo malah nyetel DVD Meteor Garden lo di villa! Gue masih inget itu :D

Memasuki dunia perkuliahan membuat gue justru makin kenal dan dekat dengan lo. Hampir setiap hari lo datang ke kamar asrama gue, cuma buat ngerumpi nggak puguh. Bahkan pernah, awalnya kita niat mau belajar buat ujian, ehh ujungujungnya ngobrol lagi ngobrol lagi, sampai pagi pulak. Gue yang udah nggak tahan, akhirnya tidur duluan, lo sendiri masih nerusin ngobrol sama teman sekamar gue, sungguh nggak tahu malu :D Semakin hari, semakin sibuk, lo pusing sama tugastugas lo, gue pun berjibaku sama tugastugas gue. Kosan kita pun berbeda, walaupun masih ada di lingkungan yang sama. Kesibukan masingmasing, bikin lo dan gue akhirnya jarang komunikasi. Herannya setiap kali kita ketemu, entah kebetulan, entah udah janjian, pasti deh kita samasama bisa cerita A-Z halhal yang kita alami selama kita nggak jumpa, sampai berjamjam lamanya, hebat banget mulut ini yah nggak capek.

Sejak awal masuk kuliah, lo jatuh cinta sama sosok ganteng itu. Cupid pun sepertinya mendukung lo saat itu, perasaan lo bersambut, walaupun cuma bertahan satu bulan saja. Gue kaget ketika untuk pertama kalinya ngeliat lo nangis garagara putus sama dia. Woww...seorang lo bisa nangis juga ternyata hihihi. Time flies...lo dekat dengan si A si B si C dan entah siapa lagi, dia pun sudah memilih si E sebagai tambatan hatinya. Tapi lo dan dia masih saja dekat, sebagai sahabat, sebagai tempat sampah yang masih saling membutuhkan satu sama lain. Hati memang nggak bisa bohong, jauh di dalam hati lo perasaan lo untuk dia masih ada. Terlalu kuat dan sulit dihilangkan. Berkalikali lo cerita tentang dia, berkalikali dia selalu mencari lo untuk sekedar sharing apa yang dia alami, membuat gue sebagai sahabat lo berpikir "lo itu dia, dia itu elo, satu paket".

Kadang gue marah setiap kali lo curhat soal dia, kenapa sih lo nggak bisa move on juga. Kadang gue sedih, kenapa sih dia tega banget bikin lo sampai jatuh segininya. Kadang gue tertawa, kenapa sih lo bodoh banget cuma dimanisin sedikit aja langsung senyumsenyum. Dan hari itu datang, ketika kewarasan lo kembali. Dengan tegas lo bisa mengatakan, gue move on gue membuang semuanya tentang dia. Gue pun tersenyum dan bilang, kalau dia memang jodoh lo dia akan kembali, tapi ketika hal itu datang dia yang akan mencari lo bukan lo yang mencari dia.

Waktu berlalu, lo kembali menjalankan kegiatan lo yang semakin sibuk, dia pun benarbenar menghilang kali ini. Tahun lalu di bulan penuh cinta dia kembali hadir, kali ini dia mengutarakan niatnya untuk membawa hubungan kalian 'naik kelas'. Segala hal lo bahas saat itu, mengenai perbedaan suku yang menjadi ganjalan, restu keluarga yang belum tentu di dapat, kemungkinan jika kalian tidak dikaruniai keturunan sampai perbedaan karakter yang sangat mencolok, heyy otak lo bekerja sangat baik sekali :) Berbagai hal buruk lo utarakan saat itu, tapi ternyata dia benarbenar sudah bulat ingin menjadikan lo partner abadinya. Gue senang, gue bahagia mendengar kabar baik yang sangat baik itu :)

Siang ini...setelah melewati likaliku drama hampir sepuluh tahun, menjalani hubungan yang up and down -yang lebih banyak down-nya- lo dan dia akan resmi menjadi suami istri! Congratulation my dearest bestie, happy for you both! Ingat, ini baru awal dari cerita baru, belum happy end. Lo dan dia yang menentukan sendiri akan jadi seperti apa endingnya. Tapi gue optimis lo berdua akan bisa menjadi keluarga yang bahagia. Sepuluh tahun penuh drama aja bisa lo jalani sendiri kok, ini tinggal seumur hidup lagi dan kali ini berdua pula menjalaninya, pasti bisa! :D Seperti yang gue bilang ke lo, lo itu contoh langka, contoh manusia gagal move on yang berhasil hahahaha...

Sebenarnya sejak gue mendengar berita bahagia itu, gue sudah menyiapkan diri gue untuk kehilangan seorang sahabat baik :) Gue pernah cerita kan, ketika sahabatsahabat gue menikah, semuanya berubah. Obrolan yang dulu sangat menyenangkan jadi nggak asik lagi. Candaan yang dulu sering dilontarkan, hilang entah kemana. Dan buat gue itu biasa aja. Gue inget saat itu lo mengutarakan harapan lo, mudahmudahan lo masih tetap bisa chitchat asik sama sahabatsahabat lo, sesekali masih bisa ketemuan seperti saat lajang dulu. Ternyata lo sendiri khawatir kehilangan momenmomen itu :) Sejujurnya ya Tan... sampai saat ini lo itu sahabat terbaik yang gue punya -adeuuuhh pasti gede kepala deh sekarang- Gue punya banyak sahabat yang selalu ada buat gue, tapi buat gue sahabat bukan sekedar itu aja. Sahabat itu dia yang bisa memberitahukan apa yang HARUS didengar oleh sahabatnya bukan apa yang INGIN didengar sahabatnya, dan lo bisa melakukan itu tanpa bikin gue ngamuk apalagi sakit hati. Contoh nyatanya, barubaru ini omelan terakhir lo ke gue tentang 'si pencuri' makjlebb banget itu, yang alhamdulillah menyadarkan gue kembali ke dunia nyata, melihat kembali realita yang ada. Gue sendiri menyadari sangat sering melontarkan kalimatkalimat pedas, yang mungkin kalau orang yang nggak dekat dengan gue akan sakit hati dengarnya. Untungnya kuping lo cukup tahan denger ocehan gue itu :p Ya kalau ada yang nancep di hati dan bikin sakit, gue minta maaf ya Tanteh :)

Mudahmudahan nggak akan ada yang berubah yah Tan, kalau pun harus berubah, berubahnya ke yang lebih baik, amin. Gue punya mimpi, kita bisa pergi samasama nanti dengan keluarga masingmasing. Laki lo ngobrol sama laki gue, anakanak kita main samasama, dan kita seperti biasa chitchat sanasini, dan pleaseee jangan bahas harga susu, pampers dan keperluan anak lainnya :D Amin ya Allah. Mungkin suatu saat nanti, entah kapan, kita bisa mengulang lagi acara jalan malam ramerame -kali ini tanpa telepon omelan dari Bokap gue :p-, cabut ke Bandung sampai pagi dan saat itu tiba kita semua bawa rombongan masingmasing. Nggak cuma keluarga lo dan keluarga gue aja, tapi dengan keluarga mereka juga, Om Mello, Tante L, Adiknya Om Mello mungkin :P, Om Centil, siapa pun boleh gabung, kalau perlu kita sewa bis :D

Sekali lagi Happy wedding Tante dan Om yang udah ngga Ganteng, yang akur yah sampai maut memisahkan kalian, amin :)

Peluk erat

Gue :)

PS 1

Dear K,

Ini mungkin salah satu post script terpanjang dalam sejarah, tapi what do I care? So you're bonding yourself with another soul. Brace yourself, it will be awesome, on both accounts: awesomely great, and awesomely terrifiying. Tapi mestinya ga masalah, lo punya partner buat ngebagi semua perasaan yang overwhelming itu toh? Share, okay K? Share with him every worries, happiness and all things. :)

Gue ga bakalan jembrengin gimana peran lo dalem idup gue, cerita soal gue kenal lo dari SD mah bakalan ngabisin tempat cings. Tapi jujur, biar pun cerita kita panjang dan bolong-bolong, lo cukup penting juga ternyata di hidup gue. For all it's worth, I, for one, am truly happy to see you beaming with confidence and joy and confusement like the last time we met.

Anak demit yang nulis surat di atas ini dengan asiknya dia minta gue baca dulu biar - I quote - "ga nyelekit". Dan sebenernya, kalo gue bisa dapet apa yang gue mau sekarang, tu anak udah gue ceburin ke Kalimalang dah. Gue merebes aja gitu bacanya, gara-gara 2 paragraph terakhir. Iya, kita bakalan berubah, tapi bener kata tu anak, it will be a good change. Soal popok bayi, susu dan segerombolan itu, gue belum sefasih ngomongin tampon sama pads. Tapi for you girls, and for my future reference, ga bakalan gue kedip-kedip bego saat kalian nanti mulai ngobrol hal-hal yang ibu-ibu-ish. Tapi gue tampar ya kalo kalian mulai ngomongin Pa RT ato tetangga sebelah.

See you at the weddingnya ye... Have a great wedding, but more importantly, have a great marriage!

Yours,

You know who I am.

PS 2:

Gue caricari fotofoto kita dulu, kok nggak nemu filenya yah. Cuma nemu beberapa aja.


Masih inget Tan, malem tahun baru nekat cabut ke Jogja, gembelgembelan :D
Perjalanan jauh pertama dan terakhir sama lo :)


Masih inget Tan, kala itu hihihi... Sebenarnya ada sih foto yang lo-nya ada
cuma gue nggak cukup tega untuk share di sini :)
Jamanjamannya lagi sering jalan sampe tengah malem, rindu saat itu :D


Masih inget Tan, cabut ke Bandung seharian (dari pagi ketemu pagi)
demi mengejar mimpi, semua bawa misi masingmasing saat itu
dan semuanya gagal total, niat yang tidak baik memang selalu berakhir tragis :P




Masih inget Tan, waktu formasi masih lengkap
masih demen menyambangi Takol, sebelum sadar harganya mahal bettt :D


Masih inget Tan, satu hari itu kita jalan kaki, soksokan jadi turis di kota sendiri
ujungujungnya naik angkot juga garagara kejebak hujan :D


Masih inget Tan, makanmakan ulangtahun lo
ehh waktu itu lo udah melakukan 'gerakan bawah tanah' belum sih
sama laki lo?


Masih inget Tan, terjebak euforia bersama abegeabege
demi ngeliat idola lo KimBum, mengandalkan tiket gratisan :D

42 komentar:

  1. Balasan
    1. :)) sangking serunya. Banyak kata2 yg di skip bacanya. Diaclok2. Kepanjangan sih :)

      Hapus
  2. aihhh...postingan ini mmbuat aku terharu Tiesa...#ambiltisu
    seorang sahabat yg pergi utk menjalani kehidupannya mengarungi mahligai rumah tangga...itulah hakekatnya sebuah kehidupan...ada pertemuan dan ada juga perpisahan...Tiesa ngga perlu bersdih khn masih bisa contact walau tidak spt dulu lagi mungkin....#ambiltisulagi
    smoga cepet menyusul ya...!

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha ini postingan terlama yang saya buat Mas Ben, 3 minggu!! selain faktor pendeknya memory saya untuk mengingat kejadiankejadian yang udah lewat, juga ngga tahan pengen nangis setiap kali nulis :')
      nooo!! saya ngga sedih, lebih ke terharu, secara tahu ceritanya seperti apa, perjuangannya dia untuk sampai ke tahap ini, and i'm happy for her :D
      amin mas Ben, terima kasih :)

      Hapus
  3. Sahabat nikah emang menyenagkan yak.. Tapi disaat yang sama pasti kita merasa kehilangan.. Tapi seperti kata lo,, kita harus move on kan yak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul Nie... yang penting kan selalu di hati meskipun akan susah buat ketemuan lagi kayak dulu :D

      Hapus
  4. kadang kalau kaya begini,jadi inget sama temen akrab yg dulu
    tapi sekarang dah kagak ketemu lg :(
    itulah sahabat sejati,kadang kita harus meralakan dia untuk sesuatu yg lebih baik kedepan
    so suatu saat nanti kamu jg kan akan menikah dengan pasangan kamu,jadi dengan sendiri'a kamu pasti ngalamin moment yg sedang dirasain temen kamu itu
    tapi percaya deh,temen kamu akan tetap sama kok kaya temen kamu yg dulu hingga detik ini kamu kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. insyaAllah berubahnya ke yang lebih baik mas, tetep bisa kontekan :)

      Hapus
  5. Wah.....setelah sya baca jd keeinget ama teman2 akrab sya dlu.....pengen ketemu dengan mereka lg.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo ayo kontek lagi tementemen lamanya :D

      Hapus
  6. wah, jadi temennya udah nikah ya?
    kapan nyusul mbak? hehe
    #abaikan

    time goes flash..
    mungkin bentar lagi bakal dapet kabar kalo temennya udah jadi calon ibu..
    hehe and we'll never know..

    keep in touch aja sama sahabatnya..
    :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha bisa aja nih Sri

      mudahmudahan yahh, toh teknologi udh maju, ga bs ketemu msh bisa chating *lah saban hari jg chating :p*

      Hapus
  7. wah narsong-narsong juga fotonya. . . .sayang temen2ku udah pada entah kemana. . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. lah namanya juga difotooo ya harus narsis doong :D
      ayo cari temennya hehehehe

      Hapus
  8. waaah... masih inget sama sahabat2nya.. duh kalo saya paling cuman tinggal beberapa aja yang masih setia jalan kemana-mana.

    hiks kangen juga..

    eeh itu yang nyender cowok kamuu yaaaa #iseng liat poto

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga udh cm tinggal beberapa gelintir aja kok mas yg msh suka jln bareng
      yg difoto itu bukan cowok saya, haduuh salah banget majang foto itu yah >,<

      Hapus
    2. yg nyender??? *garukidung*

      Hapus
    3. hahahaha kebayang mimik muka lo pas nulis komen ini hahahahaha

      Hapus
    4. Aih, ogah banget disangkain pacar lo dah, Minty? #sambit
      Coba itu tadi siapa yang nyangkain? Daku datang ke sini demi untuk meluruskan kesalahpahaman yang fatal inih. #eaaa

      Coba sih situ cari foto yang ada guenya, yang pas guenya cakep. Kenapa sih? Kamu takut kesaingin yah? #dibantai

      Hapus
    5. beuuuhhh langsung keluar aja dong Minty-nya *pertandangajakperang
      lo pikirrrr gw mau gitu disangkain pacar loo?? hehhh?? >,<

      ehh emang ada yah foto lo yg cakepan? ehh adaaa pas nunduk sama tampak belakang :D #pegangsamurai

      Hapus
    6. adaaaa..om ini paling fotogenik kalau pake jaket motor plus helm-an dan duduk diatas motor gede...hahahahhaha...*kabuuurrr*

      Hapus
    7. HELM-an!!!!! PENTING!!! huahahahahahaha *meganginperut*

      Hapus
    8. Anjir, maennya keroyokan. #huh
      #ambilhelm #sambitinsatusatu

      Hapus
  9. Wah senengnya ada salah satu sahabat yang menikah. Mudah-mudahan Tiesa segera ketemu dengan sahabat seumur hidupnya juga yah! ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Chit, paling tidak drama 10 tahun itu nemu endingnya juga :D
      AMIN!!! *keliatan banget ini ngarepnya*
      hihihi

      Hapus
  10. aku suka baca paragraf 8, hampir persis kata kata yg kuucapkan waktu hrs berpisah dgn sahabatku, yg kini terpisah darat dan lautan, kalau aku ke tanah air pasti kami langsung lamaaaa berpelukan dan bercerita satus ama lainny atanpa henti

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya lho Mba, aneh yahh mulutnya bisa ngga capek buat ceritaaaa terus dari A-Z saking banyaknya yg diceritain, kayak ngga ada besok lagi buat cerita lagi hihihi

      Hapus
  11. indahnya persahabatan kalian,....semoga langgeng teruzz


    salam sayang buat sahabatnya^^

    BalasHapus
  12. sungguh surat yang sarat makna :-)

    BalasHapus
  13. Begini ya rasanya melepas sahabat dekat yang akan melanjutkan hidup barunya ... meski gak bisa dipisahkan, tapi banyak sekat yang membatasi, ya, gak kayak jaman-jamannya bareng-bareng.

    cool :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngga bisa dihindari Mas, but it's ok selama semuanya berubah ke arah yang baik :)

      Hapus
  14. masa lalu emank indah, saking indahx smpe rasa2 baru aja terjadi kemarin hmmm.... ;D

    BalasHapus
    Balasan
    1. dan semoga ke depannya juga akan tetap indah, ngga cuma di masa lalu aja indahnya :)

      Hapus
  15. Kyaaaaa.. pernah liat KimBum? gara2 nonton Boys over Flowers jadi suka banget ngeliatin mukanya.. Kalau sama suami dipanggilnya "Pretty Boy".. manis bener abisnya...

    Waaah senangnya kalau sahabat nikah.. walapun kadang sedikit sedih ya karena pasti bakalan berubah semua, tapi namanya juga hidup.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh suka sama KimBum ternyata, iseng waktu itu ikutan bikin review filmnya KimBum, eh menang, eh dapet 2 tiket buat ke fansmeetingnya waktu dia ke Jakarta... itu aslinya beneran ganteng lho be, malahan krunya ada yg nggak kalah ganteng, tadinya ngga ngefans mendadak ngefans jadinya :p

      iya ikut berbahagia, perubahan yang baik kan harus disukuri :)

      Hapus
  16. Hmmm... Mengharukan sekali...
    Jadi, ini posting yang dibuat dengan menggunakan seluruh memori masa lalu dalam rangka sahabatnya sudah menikah, ya? <<-- Kalimat apa neeh??? :-)
    Pasti masih akan bisa bertemu lagi, deh.
    Kehidupan akan tetap berlanjut, kita tidak selamanya menjadi seperti ini terus, jadi kapan Miss Titi nyusulnya?
    Hahay....

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyahh 3minggu!! benarbenar posting terlama yang saya buat :p
      mudahmudahan Fal tetap bisa kontek, toh internet kan skrg mendekatkan yang jauh :D
      saya insyaAllah segera menyusul, begitu nomor antrian saya dipanggil :D

      Hapus
  17. tanteeeeehhhh...hikkk...*lapingus*

    Terharu banget baca postingannya..tengkyu yah..such a wonderful wedding gift ever ^^

    Ini gue nyoba ninggalin post via blog gue, ya owoooh udh setaon coba itu blog terabaikan...*bengong*

    aniwae, tengkyu banget buat semua doa2nya...buat smua kisah persahabatannya...we're still have many more years to come as a bestfriend, tantehhhh *hugs*

    BalasHapus
    Balasan
    1. iihhhh ngembeeeng mata gw baca komen lo hahahaha *ambiltisu*

      trus mau diapain itu blog? mau diisi lagi sama ceritacerita baru yang bahagiabahagia *amin*

      samasama tantehhh, amiinnn ya robbalalamin :D *pelukbalik*

      Hapus