Rabu, 01 Februari 2012

Terjaga dalam gelap

Berulang... terbangun dalam gelap, hanya ada melodi hujan di luar sana, semuanya masih lelap dalam mimpinya. Dan aku di sini, duduk termangu berhadapan dengan kotak 13 inchi, merangkai hurufhuruf yang masih samar ditangkap pandanganku, berharap kantuk akan datang lagi menjemputku.

Berulang... mengendapendap memasuki rumahmu, membuka setiap ruang di sana. Bukan... bukan untuk mencuri apa pun, hanya ingin mengingat lagi setiap ruang yang dulu pernah aku jelajahi. Membaca setiap huruf yang kau tulis di dindingnya. Dan hei... aku mengingat lagi semua huruf di sana, ternyata aku salah tak ada yang indah di rumahmu, tapi banyak hal menghibur, membuat bibirku tanpa sadar tersenyum, terkadang tertawa kecil melihatnya. Seperti dulu, saat pertama kali berkunjung, ada detak tak biasa di dada kiriku. Sekarang pun masih, detaknya makin tak biasa ketika ingat kunjunganmu beberapa hari lalu.

Berulang... ingatan siang itu, saat kulihat ada jejakmu di rumahku. Kupikir aku bermimpi, kemudian aku lihat kembali untuk memastikan. Ya itu benar jejakmu, kamu kembali berkunjung kemari meski kamu lupa itu adalah kunjungan keduamu. Aneh... tibatiba aku sesak, tanganku bergetar, otakku kosong, tidak tahu bagaimana membalas sapamu. Aku diam sejenak, menunggu semua kegilaan itu hilang dan kembali waras. Kini saat kuingat lagi, sungguh lucu, bagaimana bisa hanya melihat jejakmu di sini, menimbulkan reaksi yang luar biasa. Seperti anakanak SD yang baru mengecap cinta monyet. Tidak... aku tidak jatuh cinta setengah mati padamu. Hanya sebatas kekaguman kepada tulisanmu yang mungkin bagi orang lain biasa saja.

Berulang... gundah saat menyadari, lagilagi terketik rangkaian kalimat seperti ini, tentangmu. Bagaimana jika esok atau mungkin saat ini kamu mampir kembali kemari dan menemukan hurufhuruf tak tertata ini? Mungkinkah kamu akan sadar, bahwa kamulah yang aku bicarakan di sini? Berulang... harapan semoga kamu tidak menyadarinya, agar kamu tidak ketakutan dan tetap mau berkunjung kemari. Kalau pun kamu sadar, berpurapuralah kamu tidak tahu, supaya semuanya tetap sama. Aku tidak sungkan bertamu ke rumahmu dan kamu tetap berkunjung kemari semau kamu, yang kemudian memberikan reaksi luar biasa di dada kiriku.

Kantuknya datang lagi, selamat dini hari, selamat tidur dan mimpi indah :)

38 komentar:

  1. Ini pasti bukan buat gue. #yamenurutlo?
    #siul2 #ngeloyor #np M2M - Pretty Boy #nahlho #OSTmacamapa

    BalasHapus
    Balasan
    1. pasti bukan dong :D
      kenapa sih ngga mencari OST yg lebih mendukung suasana gituuhh

      Hapus
  2. hmmm....semakin penasaran nich, ama "robin hood" itu....
    "anda mengenalnya...?"
    selamat aktivitas ya Tiesa...:D

    BalasHapus
  3. Tiesaaaa i love how you write. *jempol*

    Berulang, semoga dia berkunjung lagi dan kamu mengunjunginya juga sesering mungkin. Ya, berulang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas ara ahh, dirimu membuatku malu :">
      amin, semoga bisa berulang :)

      Hapus
  4. Aha! I think I know 'who'! Huahahahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya klunya jelas banget sih, jadi wajar kalo sampe ketebak #nggapeduli hihihi

      Hapus
    2. memangnya tebakanku benar, Mbak?

      Hapus
    3. memang kamu menebak ya Fal? #baliknanya :D

      Hapus
    4. Kalau begitu, saya klarifikasi tebakan saya: komen pertamanya sekitar akhir tahun lalu, pas dia datang ke rumah Mbak lagi, dia Mbak jitak. Yang itukah? Hehehehe....

      Hapus
    5. astaga, kamu itu sebenernya calon dokter apa calon detektif sih Fal? hihihi

      Hapus
    6. Saya ini... blogger...
      Hehehe....

      Hapus
  5. hmmmm.... pengalaman pribadi atau semacam fiksimini kah ini? #kepo

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya biarkan mbak tyka menyimpulkan sendiri #ngganolong

      Hapus
  6. Wadah, di luar hujan dan sendirian di dalam kamar ngeblog? Itu nikmat lho... ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. bangett, enaknya sih sambil nyeruput coklat panas Sop, tapi yah tengah malem begitu baru kebangun dr tidur, mana mood bikin cokelat panas dulu :D

      Hapus
  7. Yuk mari bermimpi indah :)

    BalasHapus
  8. apa ini saya y mbake
    *ditambok sendal

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya udah saya lempar sendal aja deh, "swiingg.. bugh" :P

      Hapus
  9. postingnya waktu lagi insomnia ya mbak?
    hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. baru bangun tidur sri, tengah malam hihihi

      Hapus
  10. waa, seperti monolog gitu. hmmm...

    BalasHapus
  11. ndak bisa koment.

    muach muach aja deh.
    :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga usah komen kalo gitu hehehe

      Hapus
  12. kasian mbak tiesa. . . . begadang terus ya. . . bangun bangun... dah sore ni.. mandi biar seger. . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu saya kan nulisnya tengah malam hihihi

      Hapus
  13. Kamu yach itu syapa yaa??

    BalasHapus
  14. ngerti kok knp ditulis dan ditulis lagi ttg si pencuri hati yg gagah dan ganteng itu ...semoga datu hari nanti dia ngerti bahwa tulisan ini utk dia ^_^ .... ah .. andai aku bisa menyatukan kalian berdua *digampar Tiesa !*

    BalasHapus
    Balasan
    1. ishhh, macem tahu aja Mba El ini, aku aja ngga tahu :P
      hahaha bisaa aja deh Mba El :D

      Hapus
  15. lintasan2 hati walaupun hny sekelebat tp bisa menganggu juga ya.., apa lg klo yg berkelabat i2 si dia heheh..., isitiqfar ajalah klo yg trbayang2 i2 sosok yg bukan mahram kamu..,

    smg aja komen sy nymabung heheh... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. nyambung kok :D

      iya sob, makasih sudah diingatkan :)

      Hapus
  16. ah masa sih nggak tahu, orang terlihat nyata begitu lho :)
    andai bisa pasti akan kulakukan Tiesa *jangan digamapar aku ya * ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mba El kan baik masa aku tega menggampargampar hihihi

      Hapus