Rabu, 02 Mei 2012

Cepat Sembuh Bude :)

Turut berduka cita atas wafatnya Menteri Kesehatan Endang Rahayu. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan YME dan keluarga diberi ketabahan.

Meninggalnya Menkes non aktif siang ini cukup bikin saya kaget dan sedih. Kenalkah saya dengannya? Ngga. Terus kenapa harus  ikutan sedih? Bukan anaknya, bukan saudaranya, kenal pun ngga. Hal ini dikarenakan saya teringat dengan Bude saya, yang sekarang pun sedang berjuang melawan kanker paruparunya :(

Dulu saya selalu yakin, ngga akan ada di keluarga besar saya yang akan mengidap penyakit bernama kanker, yaa kecuali kantong kering mungkin bisa di setiap tanggaltanggal tua :P. Oke oke back to the story, kan biar saya ngga sedihsedih amat gitu, makanya garing sedikit boleh lah. Ceritanya itu dimulai di tahun lalu, penghujung tahun sekitar bulan Oktober akhir. Sebenarnya Bude sudah lama mengeluhkan sakit di lehernya, sudah periksa ke rumah sakit, dokter mengatakan sepertinya masalah ada di kelenjar getah beningnya. Segala macam tes dilakukan, berobat ke herbal pun dijalani, dan di katakan bahwa ada benjolan di kelenjar getah beningnya. Dreng dreng dreng...Papa pun mulai membujuk Bude supaya mau berobat ke Jakarta, kebetulan Bude tinggal di Wonosobo. Keluarga besar semuanya turun tangan untuk membujuk Bude supaya mau diperiksa lebih lanjut ke RS Dharmais, supaya lebih pasti mengenai penyakitnya. Gongnya ya Oktober akhir tahun lalu, Bude resmi jadi penghuni baru di rumah saya. Segala macam tes dilakukan, ternyata menurut dokter masalahnya ada di thyroidnya, kelenjar gondoknya membengkak. Satusatunya jalan melalui pembedahan, hasilnya pun dicek kembali oleh dokter dan tidak ada indikasi kanker. Alhamdulillah... Penghujung tahun lalu itu menjadi tahun yang berat buat keluarga saya, dengan ujian yang bertubitubi, di tengah kesibukan kami mondarmandir ke RS, Papa serangan jantung, saya sudah cerita di sini juga. Tapi alhamdulillah, semuanya diberikan kesehatan lagi, hasil pengobatan Bude yang membahagiakan, Papa pun kembali fit setelah pasang ring di saluran pembuluh jantungnya.

Tidak sampai sebulan pasca pembedahan, Bude pun pulang ke Wonosobo. Beliau memilih berobat jalan di RSUD di sana. Selidik punya selidik, ketika berobat jalan itu, ditemukan lagi benjolan kali ini di payudaranya. Akhirnya Bude pun menginap lagi di RS, kali ini Bude dibedah di sebuah RS di Purwokerto. Pasca pembedahan yang terakhir itulah kondisinya mulai tidak fit seperti dulu. Batuk berkepanjangan yang ngga kunjung sembuh, seringkali sesak nafas, pusing berkepanjangan, pokoknya kondisinya payah banget. Dirujuklah Bude ke sebuah RS yang cukup besar di Solo, saya lupa namanya apa. Di sana Bude harus mengikuti beragam tes untuk mengecek kondisinya, ditemukanlah benjolan di paruparunya. Tapi untuk mengecek lebih lanjut apa benjolan itu, RS di sana ngga sanggup, karena alatnya tidak lengkap. Lagilagi Papa langsung telepon, meminta Bude untuk segera kembali ke Jakarta saja, dan melakukan pemeriksaan lanjutan di RS Dharmais. Awal bulan kemarin Bude sudah tinggal lagi bersama keluarga saya di sini. Bolakbalik ke RS, mengikuti serangkaian tes yang ngga habishabis. Dokter dari awal sudah curiga itu adalah kanker paru, tapi hanya menyampaikan kecurigaannya sama Papa. Dua tes terakhir sudah positif menunjukkan Bude benarbenar mengidap kanker paru.Saat itu stadiumnya diperkirakan masuk stadium 2. Tes terakhir dilakukan lagi untuk memastikan sel kanker sudah sejauh mana menyebarnya, hasil akhirnya ternyata Bude bukan mengidap kanker paru stadium 2 tapi kanker paru stadium 3A. Kami sempat shock, kaget, sedih, tapi bisa apa selain pasrah?

Awalnya Papa Mama ingin menyembunyikan kenyataan ini dari Bude, Papa hanya memberitahukan keluarga di Wonosobo saja tanpa sepengetahuan Bude. Tapi secara Bude itu tipe orang yang kritis, meskipun bukan dokter, tapi dia ternyata selalu meneliti sendiri hasil setiap tes yang dia jalani. Dan di situlah dia pun akhirnya tahu. Yang kami khawatirkan sebenarnya adalah soal fighting spirit Bude. Kami takut kalau sampai Bude tahu kenyataannya, dia jadi patah semangat, ngga mau berobat, yang akhirnya kondisinya malah memburuk. Makanya setelah akhirnya Bude tahu kondisinya seperti apa, kami justru soksokan kayak ngga ada apaapa yang terjadi. Kami memperlakukan dia ngga seperti orang sakit, kami meperlakukannya seperti orang sehat saja. Tujuannya supaya Bude lupa dengan sakitnya dan tetap mau beraktivitas seperti biasa, tetap ceria, ngga sedih, dan yang pasti supaya tetap semangat untuk menjalani pengobatan. Kemarin sudah dilakukan kemoterapi tahap 1, entah harus berapa kali kemoterapi yang dijalaninya sampai si sel kanker itu musnah. Yang pasti saya dan keluarga besar berusaha sekuat mungkin mendukung Bude supaya bisa kembali sehat seperti dulu. Berusaha itu harus kan ya meskipun kita juga tidak boleh lupa berdoa dan mengembalikan semuanya kepada Allah swt.

Yang masih menjadi keheranan saya sampai sekarang, kok bisa orang yang superduper sehat, yang makannya selalu terjaga gizinya, olahraga teratur, istirahat teratur, pokoknya gaya hidupnya sehat banget, bisa sakit juga. Begitu sakit langsung penyakit mematikan pula yang menyerangnya. Lagilagi kembali, seberapa hebat manusia begitu Allah bilang sakit, ya sakit :( Kejadian ini cukup bikin saya takut, macem mana saya yang makannya sembarangan, jam tidur amburadul, olahraga males, haduuhh ngeri amat yah. Jadilah sekarang saya mulai kembali membereskan gaya hidup saya. Makan dijaga, olahraga ya walaupun cuma jalan kaki 15 menit, jam tidur yang pasti harus diberesin, demi hidup sehat. Kalau udah lihat orang sakit barulah sadar, betapa mahalnya kesehatan itu.

Jaga kesehatan ya teman, oh iya buat Mba Ely yang kemarin sempat mampir, Welcome back!! Ditunggu kehadirannya lagi di dunia maya :) Semoga Mama mertuamu kembali sehat ya Mbak :) Yang pasti semoga yang sakit segera disembuhkan dan yang merawat tetap diberikan kesehatan dan kesabaran. Mulailah hidup sehat dari sekarang, ngga ada kata terlambat.

35 komentar:

  1. Semoga budenya sembuh yah mba!

    BalasHapus
  2. Semoga Bude nya tiesa dan siapapun yg skrg sedang sakit, dimudahkan jalan menuju kesembuhan. Penyakitnya insyaalloh akan menjadi penghapus dosa2nya. Dan bagi yg merawat, insyaalloh jg menjadi ladang amal dan pahala. Aamiin.

    BalasHapus
  3. Doaku untuk Bude... Semoga dia cepat sembuh...

    BalasHapus
  4. Katanya kanker paru itu akibat logam berat dan radioaktif yang masuk ke paru-paru. Kalo budhe tinggal di daerah yang minim polusi kendaraan, kemungkinan akibat menjadi perokok pasif. :(

    Btw, semoga semua cepat sembuh dan normal lagi ya. :)

    BalasHapus
  5. Metastatis, nih kayaknya. Kemungkinan bukan hanya di paru tapi ada di bagian lain juga. Sudah dicek belum?

    Saya harap Budenya cepat sembuh, dan keluarga diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya jadi sibuk nih keluarganya ya? Semoga semuanya baik-baik saja... :)

      Hapus
  6. turut mendoakan aja..biar cepat sembuh sakitnya.

    BalasHapus
  7. semoga bude mbak titi diberikan kesembuhan dan semangat untuk trus brusaha dlm kehidupan...

    Saya jadikan ini sebagai pengingat dlm menjalani hidup sehat n_n

    BalasHapus
  8. cepat sembuh yah budenya !! ^^

    BalasHapus
  9. semoga bude nya cepat sembuh dan kembali seperti sedia kala ya :D

    BalasHapus
  10. aduh sedih banget bacanya :( semoga cepat pulih total ya budenya, mba...

    salam kenal btw :) bicara soal penyakit emang suka bikin ngeri sendiri... sempat brasa jadi hipokondria kalo ada sakit apa di bagian mana jadi parno... tapi kan katanya smua ada di pikiran, jadi awalnya harus dari pikiran yang sehat dan selalu positif...

    makanya benar, semoga budenya ga kehilangan semangat juangnya ya... dengan dukungan besar dari keluarga, jaga buat selalu mikir bagus dan senang :)

    BalasHapus
  11. dulu almarhum uwakku juga orang yang sehat sekali. ngga pernah makan berminyak dan pola hidupnya sehat karena rajin berolahraga. Tapi Allah memanggilnya di usia 40 tahunan karena penyakit strooke. Kita emang ngga pernah tahu umur, rezeki, sakit atau sehat. Semua sudah kuasa Nya...

    BalasHapus
  12. cepet sembuh yaa buat bude nya yaa mbak :D

    BalasHapus
  13. maksih sudah mengingatkan ukhti

    BalasHapus
  14. Semoga budenya cepat sembuh ya mbak :)

    BalasHapus
  15. Kanker memang penyakit yang sangat menyeramkan ya. Semoga Budhenya tabah menghadapi cobaan sakit tersebut. :)

    BalasHapus
  16. di kantor aku heboh bu menkea meninggal.. secara kan super bigbosnya kantor.. hmm..

    kalau aku dikeluarga banyak yang mengidap PTM emang seh.. bapak jantung, kakek.dulu paru2 (yg gak tahu juga kanker atau apa coz masih kecil banget akunya) nenek asam.lambung kronis.. ibu pernah tumor rahim dan kista.. tapi aki tetep aja bergaya hidup gak.sehat :(

    BalasHapus
  17. Hueee, semoga cepet sembuh ya.
    Kok aku jadi takut huhuhu @_@

    BalasHapus
  18. Kunjungan perdana n salam kenal aja dari blogger newbie

    BalasHapus
  19. dulu ibu saya sempat kena tumor payudara miss.. serem banget.. tapi alhamdulillah, setelah operasi semuanya normal lagi.. memang yang namanya kanker itu seram ya miss.. semoga bude segera sehat dan miss pun kembali ngeblog.. :)

    BalasHapus
  20. semoga budenya cepet sembuh ya, mbak :)

    BalasHapus
  21. jadi teringat kakak sulung yang meninggal juga karena kanker tulang#sedih

    BalasHapus
  22. Semoga Bude selalu diberikan kesehatan, kesabaran, dan kekuatan yaaa :D

    BalasHapus
  23. semoga budenya lekas sembuh kembali ya

    terima kasih byk ya Tiesa doany abuat kesembuhan mamaku, Alhamdulialh sudah agak membaik keadaan beliau sekarang

    btw, bgmn kabarnya Tiesa nih ? semoga baik baik saja ya

    BalasHapus
  24. MasyaAllah
    semoga lekas sembuh ya mis budenya Aamiin,
    kita hanya bisa berikhtiar dan tetap mengharapkan Allah memberikan apa yang menjadi doa kita

    BalasHapus
  25. mantan menteri kesehatan saja bisa sakit yah, apalagi kita yang golongan rakyat jelata ... hehehe

    BalasHapus
  26. Sebagai hamba Tuhan, segala sesuatunya berada ditangan-Nya. Semua dari kita hanyalah wajib berupaya. Moga budenya lekas sembuh ya, amin!

    BalasHapus
  27. Semoga si Bude tabah menjalani sesi kemonya yg menurut orang yg pernah menderita kanker rasanya gak enak banget. Semoga sprit beliau tetap tinggi, apa lagi di dukung oleh keluarga besar yg mencintai beliau. Amin

    BalasHapus
  28. semoga budenya cepet diberikan kesembuhan ya, bisa kembali lagi berkumpul bersama keluarganya. :)


    ngeblog dapet android, ikutan yuk!

    BalasHapus
  29. turut berdo'a.. semoga bude lekas sembuh..

    BalasHapus
  30. Tiesa apa kabar ? .... kangen nih aku ^_^

    BalasHapus
  31. gimana sekarang? kok lama gak update lagi? Bude sudah membaik?

    BalasHapus
  32. halo gan,
    tetap semangat tinggi ya untuk jalani hari ini ! ditunggu kunjungannya :D

    BalasHapus